Suatu hari datanglah seorang tetangga kepada Nasruddin. Ia mengeluh tentang
rumahnya yang sempit sehingga ia sangat merasa bosan dan jenuh.
Ia berkata kepada Nasruddin. “Wahai orang bijak aku jenuh tinggal di rumah.
Rumahku seperti neraka. Sangat sempit dan tidak cukup untuk aku dan istri.
Apakah yang harus aku lakukan?” tanya si tetangga.




